7 Celah Kerentanan Kritis pada Google Chrome, Pengguna Diminta Segera Perbarui Browser
Google Chrome merupakan salah satu browser yang paling banyak digunakan di Indonesia. Berdasarkan data Global StatCounter per Mei 2026, sekitar 83,56% pengguna internet di Indonesia menggunakan Google Chrome sebagai browser utama. Tingginya angka penggunaan tersebut menjadikan keamanan browser sebagai hal yang perlu mendapat perhatian serius.
Melalui media sosial resminya, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menginformasikan bahwa Google telah merilis pembaruan keamanan yang memperbaiki 33 kerentanan, termasuk 7 kerentanan kritis yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.
Apa Risikonya?
Kerentanan kritis pada Google Chrome dapat dimanfaatkan oleh penyerang untuk melakukan berbagai aksi berbahaya, antara lain:
- Mengambil alih kendali sistem dari jarak jauh melalui eksploitasi celah keamanan.
- Mengakses data pribadi yang tersimpan pada browser tanpa izin.
- Mencuri kata sandi dan informasi akun yang tersimpan di perangkat.
- Menyalahgunakan akun digital, seperti email, media sosial, hingga layanan perbankan.
- Menjalankan kode berbahaya melalui situs web yang telah dimanipulasi.
Dengan tingginya penggunaan Google Chrome di Indonesia, potensi dampak kerentanan ini perlu menjadi perhatian seluruh pengguna.
Apa yang Diperbaiki?
Pembaruan terbaru Google Chrome menghadirkan 33 perbaikan keamanan, termasuk 7 kerentanan kritis yang sebagian besar berkaitan dengan bug use-after-free, yaitu kondisi ketika memori yang seharusnya sudah tidak digunakan masih dapat diakses sehingga berpotensi dimanfaatkan untuk menjalankan kode berbahaya.
Berikut beberapa kerentanan kritis yang telah diperbaiki:
- CVE-2026-12437 – Use-after-free pada WebShare.
- CVE-2026-12438 – Implementasi yang tidak tepat pada WebView.
- CVE-2026-12439 – Use-after-free pada Digital Credentials.
- CVE-2026-12440 – Use-after-free pada Digital Credentials.
- CVE-2026-12441 – Use-after-free pada File Input.
- CVE-2026-12442 – Use-after-free pada Passwords.
- CVE-2026-12443 – Use-after-free pada Web Authentication.
Segera Perbarui Google Chrome
BSSN mengimbau seluruh pengguna untuk segera memperbarui Google Chrome ke versi Stable 149.0.7827.155/.156 bagi pengguna Windows, macOS, dan Linux.
Langkah pembaruannya cukup mudah:
- Buka Google Chrome.
- Klik ikon ⋮ (tiga titik) di pojok kanan atas.
- Pilih Bantuan (Help).
- Klik Tentang Google Chrome (About Google Chrome).
- Chrome akan memeriksa pembaruan secara otomatis.
- Jika tersedia pembaruan, lakukan Update lalu Restart browser.
Tips Menjaga Keamanan Saat Berselancar di Internet
Selain rutin memperbarui browser, pengguna juga disarankan untuk menerapkan kebiasaan digital yang aman, di antaranya:
- Aktifkan pembaruan otomatis pada browser.
- Hindari mengunduh ekstensi dari sumber yang tidak tepercaya.
- Jangan membuka tautan atau lampiran yang mencurigakan.
- Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun.
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada layanan yang mendukung.
Pembaruan perangkat lunak merupakan salah satu langkah paling sederhana namun efektif untuk menjaga keamanan digital. Dengan segera memperbarui Google Chrome ke versi terbaru, pengguna dapat memperoleh perlindungan terhadap berbagai kerentanan yang telah diperbaiki serta mengurangi risiko menjadi korban serangan siber. Keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kebiasaan melakukan pembaruan secara berkala perlu menjadi bagian dari aktivitas digital sehari-hari.
Referensi :
- Badan Siber dan Sandi Negara
- Google Chrome Release Notes
- Global StatCounter (Mei 2026)
Artikel Terpopuler
Penyebab Iklan Sering Muncul di HP dan Cara Mengatasinya
Jemi Andartanto / Pojok IT / 25 Februari 2025
Apa Itu Deepfake? Kenali Bahaya dan Cara Mendeteksinya
Jemi Andartanto / Pojok IT / 24 Desember 2024
APK Bukan Singkatan dari “Aplikasi”
Jemi Andartanto / Pojok IT / 13 Januari 2025
14 Risiko dan Bahaya Kecerdasan Buatan (AI)
Jemi Andartanto / Pojok IT / 24 Desember 2024
Apa Itu Jejak Digital? Cara Mengelola dan Melindunginya
Administrator / Artikel / 01 Juni 2025
Berikan Komentar