Apakah Password Benar-benar Akan Punah di 2026?




Sejak puluhan tahun lalu, password menjadi garda terdepan keamanan digital. Namun memasuki 2026, banyak yang bertanya: apakah password masih relevan, atau justru akan ditinggalkan sepenuhnya? Dengan maraknya kebocoran data, phishing berbasis AI, dan teknologi autentikasi baru, masa depan password memang sedang diuji.

🔎 Mengapa Password Dianggap Mulai Usang?

Ada beberapa alasan kuat mengapa password semakin ditinggalkan:

1. Mudah Dicuri & Ditebak
Password lemah, penggunaan ulang di banyak akun, hingga serangan brute force masih menjadi celah utama.

2. Manusia Bukan Manajer Password yang Baik
Banyak pengguna masih memakai kombinasi sederhana atau mencatat password di tempat tidak aman.

3. Serangan Berbasis AI Semakin Canggih
Di 2025–2026, phishing dan social engineering menggunakan AI membuat password semakin rentan.

4. Beban Operasional Perusahaan
Reset password menyumbang biaya besar di helpdesk IT.

🔑 Teknologi Pengganti Password yang Makin Populer

Alih-alih password tradisional, dunia IT bergerak ke passwordless authentication, seperti:

1. Biometric Authentication
  • Sidik jari
  • Face recognition
  • Iris scan
Lebih nyaman, tapi tetap punya risiko (spoofing, privasi).

2. Passkeys (FIDO2 / WebAuthn)
  • Login menggunakan perangkat terpercaya
  • Tidak ada password yang diketik atau disimpan di server
  • Didukung Google, Apple, Microsoft
➡️ Inilah kandidat terkuat pengganti password.

3. Multi-Factor Authentication (MFA)
  • Kombinasi biometrik, device, dan lokasi
  • Password masih ada, tapi bukan satu-satunya kunci
4. Behavioral Authentication
  • Pola mengetik
  • Cara memegang perangkat
  • Lokasi dan kebiasaan penggunaan
📌 Jadi, Apakah Password Akan Punah di 2026?

Jawaban jujurnya: belum sepenuhnya.

Namun:

  • Password tidak lagi menjadi pusat keamanan
  • Akan semakin jarang digunakan sendirian
  • Banyak sistem baru tidak lagi mengandalkan password
Di 2026, kita akan melihat:
  • Platform besar → passwordless by default
  • Sistem lama → password + MFA
  • UMKM & pengguna umum → transisi bertahap
⚠️ Tantangan Menuju Dunia Tanpa Password

Beberapa kendala yang membuat password belum bisa benar-benar punah:
  • Sistem legacy yang sulit migrasi
  • Ketergantungan pada perangkat (HP hilang = masalah baru)
  • Isu privasi biometrik
  • Literasi digital yang belum merata
🧠 Apa yang Perlu Disiapkan di 2026?

Untuk individu:
  • Gunakan password manager
  • Aktifkan MFA / passkey jika tersedia
  • Hindari reuse password
Untuk organisasi:
  • Mulai uji passwordless authentication
  • Edukasi pengguna & karyawan
  • Fokus pada identity-based security
✍️ Kesimpulan

Password tidak langsung punah di 2026, tapi jelas sedang menuju masa pensiun.
Perannya bergeser dari “kunci utama” menjadi opsi cadangan. Masa depan keamanan digital ada pada identitas, perangkat, dan perilaku pengguna, bukan lagi sekadar kombinasi huruf dan angka.

📚 Sumber Referensi
  1. FIDO Alliance – Perkembangan standar passkey dan autentikasi tanpa password
  2. Google Security Blog – Implementasi passkeys dan keamanan akun modern
  3. Microsoft Security – Strategi passwordless sign-in dan Zero Trust
  4. Apple Platform Security – Penggunaan passkeys dan biometrik di ekosistem Apple
  5. ENISA (European Union Agency for Cybersecurity) – Tren ancaman siber dan autentikasi modern
  6. NIST (National Institute of Standards and Technology) – Pedoman autentikasi digital dan MFA