DARA: Layanan Konseling untuk Mengatasi Kecanduan Digital pada Anak dan Remaja



sumber gambar : DJED.Komdigi

Di era digital saat ini, penggunaan internet, media sosial, dan gim online semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan kecanduan digital (digital addiction) yang berdampak pada kesehatan mental, perilaku, hingga prestasi belajar anak.

Sebagai upaya untuk membantu mengatasi masalah tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) menghadirkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA), sebuah platform yang menyediakan bantuan, edukasi, serta konsultasi terkait kecanduan digital.

Apa Itu DARA?

Digital Addiction Response Assistance (DARA) adalah layanan yang dirancang untuk membantu orang tua, anak, dan masyarakat dalam mengenali serta menangani kecanduan digital, khususnya kecanduan gim online.

Layanan ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menyediakan asesmen dan pendampingan profesional agar pengguna dapat mengelola penggunaan teknologi secara lebih sehat dan seimbang.

Siapa yang Mengembangkan DARA?

Program DARA dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dengan dukungan berbagai pihak, antara lain:

  • Indonesia Game Rating System (IGRS) sebagai mitra yang menyediakan sistem dan ekosistem layanan terkait gim digital.
  • Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang mendukung program ini sebagai bagian dari upaya perlindungan anak di ruang digital.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa masalah kecanduan digital menjadi perhatian serius pemerintah dan membutuhkan pendekatan bersama.

Fitur Utama dalam Layanan DARA

Untuk membantu masyarakat mengenali dan menangani kecanduan digital, layanan DARA dilengkapi dengan beberapa fitur penting:

1. Asesmen Awal (Self-Assessment)

Pengguna dapat mengisi kuesioner atau formulir penilaian untuk mengetahui tingkat risiko kecanduan digital.

Hasil asesmen ini akan memberikan gambaran apakah seseorang berada pada kategori aman, berisiko, atau sudah mengalami kecanduan.

2. Chatbot Informasi

DARA menyediakan chatbot interaktif yang dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai:

  • tanda-tanda kecanduan gim,
  • dampak penggunaan gadget berlebihan,
  • serta langkah awal penanganannya.

3. Materi Edukasi Digital

Pengguna juga dapat mengakses berbagai materi edukasi yang menjelaskan:

  • bahaya kecanduan digital,
  • cara mengatur waktu penggunaan gadget,
  • tips membangun kebiasaan digital yang sehat.

4. Konseling dengan Tenaga Profesional

Jika hasil asesmen menunjukkan risiko kecanduan, pengguna dapat mendapatkan rekomendasi konsultasi dengan konselor profesional untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Cara Mengakses Layanan DARA

Masyarakat dapat mengakses layanan DARA dengan mudah melalui dua cara berikut:

1. Website Resmi

Layanan tersedia melalui situs:
https://adiksi.igrs.id/

Di dalam website tersebut, pengguna dapat:

  • melakukan asesmen kecanduan digital,
  • membaca materi edukasi,
  • serta mendapatkan panduan penanganan.
2. Layanan WhatsApp

Selain melalui website, masyarakat juga bisa mengakses layanan melalui WhatsApp di nomor 0811-806-860 untuk mendapatkan informasi atau konsultasi awal terkait kecanduan digital.

Mengapa Layanan Ini Penting?

Kecanduan digital dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti:

  • menurunnya prestasi belajar,
  • gangguan tidur,
  • berkurangnya interaksi sosial,
  • hingga masalah kesehatan mental.
Melalui layanan DARA, orang tua dan masyarakat diharapkan dapat mendeteksi lebih dini tanda-tanda kecanduan digital, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum dampaknya semakin serius.

Teknologi digital membawa banyak manfaat bagi kehidupan modern, namun penggunaannya tetap perlu dikontrol agar tidak menimbulkan ketergantungan. Kehadiran Digital Addiction Response Assistance (DARA) menjadi langkah penting dalam membantu masyarakat Indonesia memahami, mencegah, dan menangani kecanduan digital secara tepat.

Dengan memanfaatkan layanan ini, diharapkan anak dan remaja dapat tetap menikmati teknologi digital secara sehat, seimbang, dan bertanggung jawab.

Referensi
  1. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia – Informasi peluncuran layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) untuk penanganan kecanduan digital.
  2. Indonesia Game Rating System (IGRS) – Platform layanan asesmen dan konsultasi adiksi digital melalui situs adiksi.igrs.id.
  3. Pemberitaan dari media daring seperti Kumparan dan IDN Times mengenai peluncuran dan fitur layanan DARA.