Daftar Artikel

PP TUNAS: Lindungi Anak dari Celah Radikalisasi Digital
PP TUNAS: Lindungi Anak dari Celah Radikalisasi Digital
Jemi Andartanto / 04 Mei 2026 / 7x

PP TUNAS hadir sebagai upaya pemerintah dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di ruang digital, termasuk potensi radikalisasi melalui fitur chat dengan orang tak dikenal. Interaksi yang awalnya terlihat biasa dapat dimanfaatkan untuk pendekatan hingga memengaruhi pola pikir anak secara bertahap. Dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, kebijakan ini menjadi benteng perlindungan melalui pembatasan interaksi berisiko, peningkatan pengawa

Jangan Asal Share: Pentingnya Empati di Dunia Digital
Jangan Asal Share: Pentingnya Empati di Dunia Digital
Jemi Andartanto / 30 April 2026 / 52x

Di tengah derasnya arus informasi digital, empati menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, masyarakat diimbau untuk bijak dalam membagikan informasi, termasuk tidak menyebarkan konten sensitif dan memastikan kebenarannya. Dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing, kita dapat menjaga ruang digital tetap sehat dan beretika.

Pemerintahan Berbasis Elektronik, Layanan Publik Makin Praktis
Pemerintahan Berbasis Elektronik, Layanan Publik Makin Praktis
Jemi Andartanto / 29 April 2026 / 48x

SPBE adalah pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk meningkatkan kualitas layanan publik agar lebih cepat, efisien, dan transparan. Melalui berbagai layanan online, masyarakat dapat mengakses pelayanan kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor. Meski menghadapi tantangan seperti infrastruktur dan SDM, SPBE menjadi fondasi penting menuju pemerintahan modern yang responsif dan akuntabel.

Waspada Joki Pinjol Ilegal: Solusi Instan yang Berujung Ancaman Serius
Waspada Joki Pinjol Ilegal: Solusi Instan yang Berujung Ancaman Serius
Jemi Andartanto / 27 April 2026 / 232x

Maraknya jasa joki pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi ancaman serius di era digital karena menawarkan solusi instan yang justru berujung penipuan. Modusnya biasanya meminta uang muka atau deposit dengan dalih membantu pelunasan utang, namun setelah itu pelaku menghilang dan data pribadi korban tetap berisiko disalahgunakan. Tidak ada jaminan keamanan data seperti KTP yang diserahkan, bahkan bisa digunakan untuk pinjaman baru tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selain merugikan secara finansial,

Stop Kekerasan Seksual di Ruang Digital: Ancaman Nyata di Balik Layar
Stop Kekerasan Seksual di Ruang Digital: Ancaman Nyata di Balik Layar
Jemi Andartanto / 23 April 2026 / 238x

Kekerasan seksual di ruang digital adalah tindakan bernuansa seksual melalui internet tanpa persetujuan, seperti pelecehan, penyebaran konten intim, dan pemerasan. Berbeda dari kekerasan konvensional, bentuk ini lebih luas jangkauannya, bisa anonim, dan berdampak lebih lama. Data dari Komnas Perempuan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan kasusnya terus meningkat, meski sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008. Karena itu, pentin

Nggak Perlu ke Kantor Polisi, Laporan Kehilangan Kini Bisa Online
Nggak Perlu ke Kantor Polisi, Laporan Kehilangan Kini Bisa Online
Jemi Andartanto / 21 April 2026 / 1995x

Melalui Super App Polri (aplikasi Polri Presisi), masyarakat kini dapat membuat laporan kehilangan secara online tanpa harus langsung datang ke kantor polisi. Inovasi ini merupakan bagian dari digitalisasi layanan publik yang mendukung konsep smart city, dengan menghadirkan layanan yang lebih cepat, praktis, dan transparan, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian di era digital.

Anak & Dunia Digital: Sudah Siapkah Mereka?
Anak & Dunia Digital: Sudah Siapkah Mereka?
Jemi Andartanto / 20 April 2026 / 66x

Dunia digital membawa banyak manfaat bagi anak, namun juga menyimpan risiko yang perlu diantisipasi. Setiap usia memiliki tingkat kesiapan yang berbeda, mulai dari anak usia dini yang butuh pengawasan penuh hingga remaja yang perlu penguatan kontrol diri dan literasi digital. Oleh karena itu, peran orang tua, guru, dan lingkungan sangat penting dalam mendampingi anak agar dapat menggunakan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Satu Pintu Pengaduan Digital: Harapan Baru Lawan Kejahatan Online
Satu Pintu Pengaduan Digital: Harapan Baru Lawan Kejahatan Online
Jemi Andartanto / 16 April 2026 / 152x

Integrasi sistem pengaduan antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menghadirkan konsep satu pintu untuk mempercepat penanganan kejahatan digital seperti penipuan online, judi online, dan pemerasan berbasis seksual. Melalui sistem terintegrasi ini, laporan masyarakat tidak lagi terhambat proses birokrasi yang panjang, melainkan dapat diproses lebih cepat dan terkoordinasi. Masyarakat juga tetap dapat melapor melalui kanal resmi seperti