Daftar Artikel

AI Bisa “Membaca” Sidik Jari dari Foto, Benarkah Berbahaya?
AI Bisa “Membaca” Sidik Jari dari Foto, Benarkah Berbahaya?
Jemi Andartanto / 25 Mei 2026 / 5x

Teknologi AI kini disebut mampu membaca detail sidik jari dari foto selfie beresolusi tinggi, terutama saat pose tangan terlihat jelas seperti pose “peace”. Risiko ini dapat memicu penyalahgunaan data biometrik, mulai dari pembobolan perangkat hingga penipuan identitas. Karena sidik jari bersifat permanen dan tidak bisa diganti, masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat mengunggah foto di media sosial demi menjaga keamanan data pribadi.

Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya Masuk Nominasi API Awards 2026, Bupati Ajak Masyarakat Beri Dukungan
Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya Masuk Nominasi API Awards 2026, Bupati Ajak Masyarakat Beri Dukungan
Jemi Andartanto / 25 Mei 2026 / 6x

Kelenteng Tengah Laut resmi masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia Awards 2026 kategori Destinasi Unik. Bupati Kubu Raya mengajak masyarakat memberikan dukungan melalui like, subscribe, voting QRIS, dan SMS agar destinasi wisata kebanggaan Kubu Raya tersebut mampu meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Waspada Nomor Seluler Hangus, Bisa Disalahgunakan untuk Penipuan
Waspada Nomor Seluler Hangus, Bisa Disalahgunakan untuk Penipuan
Jemi Andartanto / 22 Mei 2026 / 21x

Nomor seluler yang hangus dapat didaur ulang dan digunakan orang lain. Jika nomor lama masih terhubung dengan akun penting seperti email, media sosial, atau mobile banking, risiko penyalahgunaan data dan penipuan online dapat terjadi. Masyarakat diimbau rutin mengecek masa aktif nomor, memperbarui nomor pada akun penting, serta mengaktifkan verifikasi dua langkah (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun digital.

Sensus Ekonomi 2026, Fondasi Data untuk Kebijakan Ekonomi Indonesia yang Lebih Tepat Sasaran
Sensus Ekonomi 2026, Fondasi Data untuk Kebijakan Ekonomi Indonesia yang Lebih Tepat Sasaran
Jemi Andartanto / 21 Mei 2026 / 49x

Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik merupakan pendataan nasional untuk seluruh pelaku usaha di Indonesia guna menyediakan data ekonomi yang akurat, inklusif, dan berkelanjutan. Hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, mendukung pengembangan usaha, membuka peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Pelayanan Adminduk Makin Dekat, Warga Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan
Pelayanan Adminduk Makin Dekat, Warga Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan
Jemi Andartanto / 20 Mei 2026 / 16x

Mulai 1 Juni 2026, masyarakat Kabupaten Kubu Raya dapat mengurus sejumlah layanan administrasi kependudukan di 9 kecamatan, seperti perekaman dan cetak KTP-el, pelayanan KK, pindah domisili, KIA, akta kelahiran, akta kematian, hingga aktivasi IKD. Kebijakan ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan adminduk secara lebih cepat, mudah, dan dekat tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil Kabupaten Kubu Raya.

Struktur Penduduk Indonesia Didominasi Generasi Muda Berdasarkan Data SUPAS 2025
Struktur Penduduk Indonesia Didominasi Generasi Muda Berdasarkan Data SUPAS 2025
Jemi Andartanto / 19 Mei 2026 / 109x

Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 oleh BPS, struktur penduduk Indonesia didominasi oleh Generasi Z sebesar 24,93 persen dan Milenial sebesar 24,34 persen. Jika digabungkan, keduanya mencapai 49,27 persen dari total populasi. Kondisi ini menunjukkan Indonesia berada dalam fase bonus demografi, di mana penduduk usia produktif mendominasi dan menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi serta pembangunan nasional.

Anak Bisa Terpapar Konten Berbahaya Tanpa Sengaja di Ruang Digital
Anak Bisa Terpapar Konten Berbahaya Tanpa Sengaja di Ruang Digital
Jemi Andartanto / 18 Mei 2026 / 33x

Anak di era digital berpotensi terpapar konten berbahaya tanpa sengaja saat scrolling media sosial, menonton video, bermain game, hingga belajar online. Risiko ini mencakup pornografi, kekerasan, hoaks, penipuan, hingga konten eksploitasi, yang diperparah oleh algoritma dan AI. Tanpa pendampingan, anak bisa salah memahami dan meniru konten digital. Karena itu, diperlukan edukasi, pengawasan orang tua, serta dukungan regulasi seperti PP TUNAS untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Pesantren sebagai Benteng Perlindungan Anak di Era Digital
Pesantren sebagai Benteng Perlindungan Anak di Era Digital
Jemi Andartanto / 13 Mei 2026 / 114x

peran penting Pesantren sebagai benteng perlindungan anak di era digital melalui pendidikan karakter, penguatan nilai agama, serta literasi digital yang sehat. Selain membentuk akhlak dan kedisiplinan, pesantren juga membantu santri memahami etika bermedia sosial, bahaya cyberbullying, hoaks, dan pentingnya keamanan data pribadi. Dengan pengawasan yang terarah serta pemanfaatan teknologi secara positif, pesantren mampu menciptakan generasi yang cerdas secara digital sekaligus kuat secara moral