Waspada Penipuan Online Berkedok Ramadhan




Bulan Ramadhan selalu membawa suasana berbeda. Aktivitas belanja online meningkat, donasi digital semakin ramai, dan pembayaran zakat kini banyak dilakukan melalui platform daring. Namun di balik kemudahan tersebut, ada potensi ancaman yang perlu diwaspadai. Setiap tahunnya, kasus penipuan online cenderung meningkat menjelang dan selama Ramadhan, memanfaatkan momen ketika masyarakat sedang semangat berbagi dan beribadah.

Berikut beberapa modus yang perlu diwaspadai selama Ramadhan:

Donasi Palsu Mengatasnamakan Lembaga Sosial

Pelaku menyebarkan poster atau pesan berantai berisi ajakan donasi dengan narasi yang menyentuh hati, mengatasnamakan lembaga sosial, panti asuhan, atau korban bencana. Tidak jarang, mereka mencatut nama instansi resmi agar terlihat meyakinkan. Padahal, rekening yang dicantumkan bukan milik lembaga yang sebenarnya.

Pastikan selalu memverifikasi informasi dan rekening tujuan sebelum berdonasi.

Phishing berkedok zakat online

Pelaku membuat situs tiruan yang tampak sangat mirip dengan platform resmi. Perbedaannya hanya pada detail kecil seperti penulisan domain. Jika tidak teliti, data pribadi maupun dana yang ditransfer bisa jatuh ke tangan yang salah.

Selalu periksa kembali alamat website dan pastikan menggunakan domain resmi serta protokol keamanan (https).

Promo dan Diskon Fiktif

Tawaran paket sembako murah, diskon besar, atau undian berhadiah sering muncul melalui pesan singkat dan media sosial. Biasanya korban diarahkan untuk mengklik tautan tertentu dan mengisi data pribadi. Hati-hati, ini bisa menjadi modus pencurian data (phishing).

Langkah Pencegahan

  • Verifikasi informa si sebelum membagikan atau mentransfer dana.
  • Periksa keaslian akun media sosial dan alamat website.
  • Jangan mudah tergiur harga atau promo yang tidak masuk akal.
  • Gunakan platform resmi dan terpercaya.

Imbauan kewaspadaan ini juga sejalan dengan edukasi literasi digital yang terus disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia kepada masyarakat.

Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan momentum memperbanyak amal kebaikan. Dengan lebih bijak dan waspada dalam beraktivitas digital, kita dapat menjaga harta, data pribadi, serta memastikan ibadah dan niat berbagi tetap berjalan dengan aman dan penuh keberkahan.

Sumber Referensi:

  1. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia – Materi Literasi Digital & Imbauan Keamanan Siber
  2. Otoritas Jasa Keuangan – Edukasi Waspada Penipuan dan Phishing
  3. Badan Siber dan Sandi Negara – Panduan Keamanan Informasi dan Perlindungan Data