Waspada Spam Call! Kenali Modusnya dan Lindungi Data Pribadi dengan Cara Ini




Di era digital, telepon dari nomor yang tidak dikenal semakin sering diterima masyarakat. Sebagian mungkin hanya berupa panggilan promosi, tetapi tidak sedikit yang merupakan spam call dengan tujuan penipuan. Jika tidak waspada, panggilan semacam ini dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi hingga menguras rekening korban.

Karena itu, penting bagi setiap pengguna ponsel untuk memahami cara mengenali spam call, mengetahui modus yang sering digunakan, serta memanfaatkan fitur keamanan yang telah tersedia pada perangkat Android maupun iPhone.

Apa Itu Spam Call?

Spam call adalah panggilan telepon yang dilakukan secara berulang atau massal oleh pihak yang tidak dikenal. Tujuannya bisa bermacam-macam, mulai dari menawarkan produk secara agresif hingga menjalankan aksi penipuan.

Pelaku biasanya menggunakan teknologi tertentu agar dapat menghubungi ribuan nomor dalam waktu singkat. Bahkan, beberapa di antaranya mampu menyamarkan identitas nomor telepon sehingga terlihat seperti nomor lokal atau nomor resmi suatu instansi

Mengapa Spam Call Berbahaya?

Spam call bukan sekadar mengganggu kenyamanan. Di balik panggilan tersebut sering kali terdapat upaya memperoleh informasi pribadi korban yang nantinya dapat disalahgunakan.

Beberapa modus yang paling sering ditemukan antara lain:

  • Mengaku sebagai petugas bank dan meminta kode OTP.
  • Mengatasnamakan instansi pemerintah atau aparat penegak hukum.
  • Menginformasikan korban memenangkan hadiah tertentu.
  • Menawarkan investasi dengan keuntungan tidak masuk akal.
  • Mengaku sebagai layanan ekspedisi atau marketplace.
  • Meminta korban menginstal aplikasi tertentu melalui tautan yang dikirim.
  • Meminta transfer uang dengan alasan darurat atau biaya administrasi.

Apabila korban lengah dan memberikan informasi penting, pelaku dapat mengambil alih akun digital, membobol layanan perbankan, hingga melakukan transaksi tanpa izin.

Dari Mana Pelaku Mendapat Nomor Telepon?

Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa mereka bisa menerima panggilan dari nomor asing. Nomor telepon dapat tersebar melalui berbagai cara, di antaranya:

  • Kebocoran data pribadi.
  • Mengisi formulir pada layanan online.
  • Mengikuti undian atau giveaway yang meminta nomor telepon.
  • Menginstal aplikasi yang meminta akses kontak secara berlebihan.
  • Penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
  • Perdagangan data pribadi secara ilegal.

Karena itu, penting untuk lebih selektif saat memberikan nomor telepon kepada layanan digital.

Kenali Ciri-Ciri Spam Call

Agar tidak mudah tertipu, perhatikan beberapa tanda berikut:

  • Panggilan berasal dari nomor yang tidak dikenal atau nomor luar negeri.
  • Penelepon berbicara terburu-buru dan memberi tekanan agar segera mengambil keputusan.
  • Menawarkan hadiah, promo, atau investasi yang terlalu menggiurkan.
  • Meminta kode OTP, PIN, password, atau data rekening.
  • Mengirim tautan yang mengarahkan untuk mengunduh aplikasi tertentu.
  • Mengaku sebagai pihak resmi tetapi tidak dapat menunjukkan identitas yang dapat diverifikasi.

Jika menemukan salah satu ciri tersebut, sebaiknya segera akhiri percakapan.

Cara Mencegah Spam Call

Untungnya, hampir semua ponsel pintar telah dilengkapi fitur keamanan yang dapat membantu mengurangi gangguan dari nomor yang tidak dikenal.

1. Aktifkan Blokir Otomatis Nomor Tidak Dikenal

Android

  • Buka aplikasi Telepon.
  • Masuk ke Settings/Pengaturan.
  • Pilih Daftar Blokir atau Blocked Numbers.
  • Aktifkan opsi Blokir panggilan dari nomor tidak dikenal (nama menu dapat berbeda tergantung merek ponsel).

iPhone

  • Buka Settings.
  • Pilih Phone.
  • Aktifkan fitur Silence Unknown Callers.

Dengan fitur ini, panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak akan dibisukan atau diblokir sesuai pengaturan perangkat.

2. Gunakan Mode Do Not Disturb

Fitur Do Not Disturb (Jangan Ganggu) memungkinkan pengguna hanya menerima panggilan dari kontak tertentu.

Android

  • Buka Pengaturan.
  • Pilih Suara dan Getaran.
  • Aktifkan Jangan Ganggu.
  • Atur agar hanya kontak favorit yang dapat menghubungi.

iPhone

  • Masuk ke Settings.
  • Pilih Focus.
  • Pilih Do Not Disturb.
  • Atur daftar kontak yang diizinkan untuk melakukan panggilan.

Fitur ini sangat bermanfaat ketika sedang bekerja, beristirahat, atau ingin menghindari gangguan dari nomor asing.

Jangan Pernah Memberikan Informasi Ini

Meskipun penelepon mengaku berasal dari instansi resmi, jangan pernah memberikan:

  • Kode OTP.
  • PIN ATM atau mobile banking.
  • Password akun.
  • Nomor CVV kartu debit atau kredit.
  • Data pribadi yang bersifat rahasia.
  • Persetujuan menginstal aplikasi dari tautan yang dikirim.

Instansi resmi maupun bank tidak akan meminta informasi tersebut melalui telepon.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menerima Spam Call?

Jika menerima panggilan yang mencurigakan:

  1. Jangan panik dan jangan langsung mempercayai informasi yang disampaikan.
  2. Akhiri panggilan jika penelepon mulai meminta data pribadi atau uang.
  3. Blokir nomor tersebut agar tidak dapat menghubungi kembali.
  4. Simpan bukti seperti nomor telepon, tangkapan layar, atau isi SMS jika ada.
  5. Laporkan melalui layanan Aduan Konten apabila menerima spam call atau SMS yang terindikasi penipuan.

Laporan dari masyarakat membantu pemerintah mengidentifikasi pola penyalahgunaan layanan telekomunikasi sekaligus melindungi pengguna lain dari ancaman serupa.

Mari Jadi Pengguna Digital yang Lebih Waspada

Spam call merupakan salah satu bentuk ancaman digital yang semakin marak. Meski terlihat sederhana, panggilan dari nomor tak dikenal dapat menjadi awal dari penipuan yang merugikan secara finansial maupun mengancam keamanan data pribadi.

Dengan mengenali modus yang digunakan pelaku, memanfaatkan fitur keamanan pada ponsel, serta tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, setiap pengguna dapat mengurangi risiko menjadi korban kejahatan digital. Jangan lupa untuk melaporkan panggilan atau SMS mencurigakan melalui layanan Aduan Konten agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan ruang digital Indonesia menjadi semakin aman bagi semua.

Referensi:

  1. IndonesiaGo.id. Judul Postingan. Instagram. Diakses tanggal ...
  2. Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
  3. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
  4. Sumber resmi lain yang relevan (Google, Apple, OJK, WHO, Kemenkes, dll. sesuai topik).



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin